Halo Sobat Hikers!
Dalam dunia pendakian, carrier atau keril bukan sekadar tas besar untuk membawa barang. Carrier adalah “teman perjalanan dan setengah nyawa mu” yang akan kamu pikul selama berjam-jam, bahkan berhari-hari. Salah memilih carrier bisa berujung pada pundak pegal, punggung sakit, energi yang cepat terkuras, hingga mengalami cidera. Karena itu, memilih carrier yang tepat adalah langkah penting sebelum memulai pendakian.
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memilih carrier adalah lama perjalanan pendakian. Untuk pendakian satu hari atau day hike, carrier berkapasitas kecil sekitar 20–30 liter sudah sangat cukup. Kapasitas ini ideal untuk membawa air minum, jas hujan, makanan ringan, P3K, serta perlengkapan pribadi tanpa membuat gerakan menjadi terbatas. Carrier kecil juga terasa lebih ringan dan praktis, cocok untuk jalur yang tidak terlalu teknis.
Sebagai gambaran, untuk day hike kamu bisa menggunakan carrier berkapasitas 25–30 liter seperti CNK2300BB017 (25L) atau CNK2300016 (30+5L). Model 25L cocok untuk pendakian ringan karena bobotnya sangat ringan sekitar 600 gram, nyaman dipakai dan cukup untuk membawa perlengkapan esensial. Sementara itu, versi 30+5L menawarkan ruang yang lebih fleksibel berkat kapasitas yang bisa diperluas, dilengkapi kompartemen tambahan, sistem punggung berventilasi, serta desain yang mengikuti bentuk tubuh, sehingga tetap nyaman digunakan meski membawa perlengkapan sedikit lebih banyak dalam perjalanan satu hari.
Berbeda halnya jika kamu melakukan pendakian selama dua hingga tiga hari. Pada durasi ini, kebutuhan logistik mulai bertambah karena kamu harus membawa pakaian ganti, sleeping bag, alat masak ringan, dan makanan. Carrier dengan kapasitas 40–50 liter menjadi pilihan yang paling aman karena mampu menampung perlengkapan tersebut tanpa terasa terlalu besar di punggung. Kapasitas ini sering dianggap paling ideal bagi pendaki pemula hingga menengah yang ingin tetap nyaman tanpa membawa beban berlebihan.
Untuk kebutuhan ini, carrier seperti Mobi Garden NX23664003 berkapasitas 48+8 liter cukup relevan karena menggunakan material nylon yang tahan air, dilengkapi rangka aluminium serta bantalan punggung yang breathable sehingga beban lebih tersalurkan ke pinggang dan nyaman untuk perjalanan beberapa hari. Alternatif lainnya adalah Naturehike NH16Y020-Q dengan kapasitas 55+5 liter, yang menawarkan ruang lebih lega dengan banyak kompartemen, sistem punggung berventilasi, serta pengaturan tinggi punggung yang membantu menjaga stabilitas dan kenyamanan saat membawa perlengkapan dalam jumlah lebih banyak.
Untuk pendakian panjang lebih dari tiga hari atau ekspedisi, carrier berkapasitas 60–80 liter biasanya dibutuhkan. Carrier jenis ini dirancang untuk membawa beban yang jauh lebih berat, seperti tenda, matras, peralatan masak besar, hingga logistik dalam jumlah banyak. Pada kategori ini, sistem penyangga menjadi faktor krusial agar beban dapat terdistribusi dengan baik dan tidak hanya bertumpu di bahu. Sebagai contoh, Naturehike NH70B070-B berkapasitas 70 liter menawarkan ruang yang lega dengan banyak kompartemen, material tahan air, serta rangka aluminium yang membantu menjaga stabilitas beban selama perjalanan panjang. Alternatif lainnya adalah Naturehike 70+5L versi material upgrade, yang menggunakan bahan nylon 420D dengan bobot lebih ringan, dilengkapi bantalan punggung dan pinggang yang lebih tebal serta sistem pengaturan tinggi punggung, sehingga tetap nyaman digunakan meski membawa perlengkapan dalam jumlah besar selama ekspedisi beberapa hari.
Selain kapasitas, fungsi carrier dalam menopang tubuh juga tidak kalah penting. Carrier yang baik akan membantu memindahkan beban dari bahu ke pinggang melalui hip belt, sehingga tubuh tidak cepat lelah. Sistem punggung dengan sirkulasi udara atau airflow juga sangat membantu mengurangi rasa panas dan keringat berlebih selama pendakian. Tali bahu dan pengatur beban yang bisa disesuaikan memungkinkan carrier mengikuti bentuk tubuh penggunanya, sehingga terasa lebih stabil saat berjalan di medan naik turun.
Faktor lain yang sering diabaikan adalah kesesuaian carrier dengan bentuk tubuh. Panjang punggung carrier harus sesuai dengan tinggi badan agar beban tidak menggantung terlalu rendah atau menekan bahu secara berlebihan. Idealnya, berat carrier yang dibawa tidak melebihi 20–30% dari berat badan pengguna. Dengan beban yang proporsional, pendakian akan terasa lebih efisien dan risiko cedera bisa diminimalkan.
Material carrier juga perlu diperhatikan, terutama untuk aktivitas outdoor yang menuntut ketahanan tinggi. Bahan seperti nylon atau polyester tebal dengan jahitan yang kuat lebih tahan terhadap gesekan dan beban berat. Keberadaan rain cover atau bahan tahan air menjadi nilai tambah, mengingat cuaca gunung bisa berubah dengan cepat dan perlengkapan di dalam carrier harus tetap aman.
Dengan memahami lama perjalanan, fungsi carrier, serta kesesuaian dengan tubuh, Sobat Hikers bisa memilih carrier yang benar-benar mendukung aktivitas pendakian. Carrier yang tepat akan membuat perjalanan terasa lebih nyaman, aman, dan menyenangkan, sehingga fokus kamu bisa tetap pada menikmati alam dan mencapai puncak dengan kondisi terbaik. Namun, ingat juga yaa tujuan utama pendakian bukan mencapai puncak gunung tetapi pulang ke rumah dengan selamat. Happy Hiking Sobat Hikers.
Sumber Referensi:
https://www.rei.com/learn/expert-advice/backpacks.html
https://www.outdoorgearlab.com/topics/camping-and-hiking/best-backpacks
https://www.theadventurejunkies.com/how-to-choose-a-backpack/
https://www.eigeradventure.com/blog/tips-memilih-carrier-gunung





Leave a comment